Sunday, 23 November 2014

Jenis Penyakit Kulit

Jenis Penyakit KulitPenyakit kulit banyak jenisnya dan tingkat keganasan penyakit kulit ini juga bermacam juga mulai dari yang ringan seperti panu, sampai pada penyakit kulit yang hingga saat ini belum ada penyembuhan totalnya .

Jenis Penyakit Kulit

Penyakit kulit bisa mengganggu berbagai aktifitas yang kita jalankan. Jangankan beraktifitas, saat penyakit kulit menyerang untuk bergerak saja terkadang sulit. Kulit bisa menjadi merah, bernanah dengan kombinasi rasa gatal dan panas yang sangat mengganggu.

Ini bisa disebabkan oleh berbagai penyebab. Salah satu penyebab yang cukup populer adalah jamur dan bakteri. Saat penyakit kulit menyerang, sering membuat penderitanya minder dan rendah diri. Penampilan yang tampak aneh dan kemungkinan menularnya berbagai penyakit kulit membuat penderitanya sering dihindari oleh orang-orang di sekitarnya.

Jenis-jenis penyakit kulit yang menyerang tubuh kita

1. Penyakit Kulit Panu

Penyebab penyakit panu adalah jamur. Pada bagian yang terkena panu, biasanya berwarna agak keputihan. Di tempat-tempat inilah jamur tumbuh pada kulit. Kulit di tempat yang terkena panu ini akan terasa gatal. Untuk mengobatinya, Anda bisa mengoleskan krim obat yang banyak dijual di apotik-apotik.

Masih banyak jenis-jenis penyakit kulit yang bisa menjangkiti manusia. Hidup bersih merupakan salah satu usaha untuk menghindari berbagai jenis penyakit kulit ini. Saat terjadi masalah pada kulit, segeralah berkonsultasi dengan dokter spesialis supaya penyakit kulit tidak menyebar ke seluruh tubuh.

2. Penyakit Kulit Bisul (Furunkel)

Bisul merupakan salah satu penyakit kulit yang mengganggu. Rasa nyeri yang luar biasa pada bagian yang diserang bisul mengakibatkan terganggunya beberapa aktivitas.

Penyakit kulit yang bernama bisul ini disebabkan oleh adanya infeksi dari bakteri Stafilokus aureus pada kulit. Penginfeksian oleh bakteri Stafilokus aureus tersebut biasanya masuk melalui kelenjar minyak, rambut folikel, dan kelenjar keringat yang kemudian mengakibatkan infeksi lokal.

Seperti yang terjadi pada penyakit kulit lainnya bahwa bisul juga disebabkan oleh kurang bersihnya seseorang dalam menjaga kebersihannya. Tidak hanya masalah kebersihan saja tetapi juga dikarenakan oleh pemakaian kosmetik yang terlalu lama dan proses pembersihannya yang kurang rapi sehingga kosmetik menyumbat pori-pori kulit.

Penyebab lainnya yang juga mampu mendatangkan penyakit bisul pada kulit adalah luka luar yang terbuka dan akhirnya terkena infeksi bakteri Stafilokokus aureus. Selain itu juga disebabkan oleh terjadinya pelemahan karena diabetes.

Penyakit bisul memang sangat mengganggu sekali. Apalagi penyakit kulit yang satu ini sering datang pada daerah-daerah yang sering digunakan untuk aktivitas sehingga ketika digunakan untuk beraktivitas maka rasa nyeri akan datang menyerang.

Bisul memang biasa tumbuh pada daerah yang sekitar kulit yang memiliki kelembapan yang tinggi dibandingkan dengan daerah yang lainnya. Daerah kulit yang biasanya dijadikan sarang tumbuhnya bisul adalah pada lipatan paha, ketiak, leher, kepala, dan paling banyak adalah di sekitar bokong.

Penyakit bisul bisa dilihat dengan mata terbuka, biasanya berupa benjolan yang terus membesar dan berwarna kemerahan. Mirip seperti jerawat namun bisul berpuluh-puluh lipat besarnya jika dibandingkan dengan jerawat.

Benjolan yang diakibatkan oleh bisul tersebut berisikan cairan nanah yang terasa panas dan berdenyut. Untuk mengobatinya cukup dioleskan salep yang bisa dibeli di apotik terdekat. Pemakaian salep digunakan agar bisul cepat membesar dan akhirnya mengeluarkan nanah. Biasanya orang akan memencet bisul tersebut dengan tangah hingga bisul benar-benar keluar semua nanahnya tinggal darah kotor saja.

Untuk pencegahan agar tidak terkena penyakit bisul amatlah mudah caranya. Menjaga kebersihan diri dengan mandi yang bersih dan menggunakan sabun serta menjaga juga kebersihan lingkungan maka penyakit bisul yang menyiksa kulit akan mampu dihindari. Jangan lupa juga untuk selalu menjaga asupan gizi yang cukup diperlukan oleh tubuh. Bukankah badan yang sehat akan mampu menghindarkan diri dari penyakit serta meningkatkan imunitas tubuh.

3. Penyakit Kulit Kurap

Kurap merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur. Gejala yang mampu diberikan oleh panyakit kulit kurap adalah adanya penebalan pada kulit yang disertai dengan timbul lingkaran-lingkaran.

Kulit akan menjadi bersisik, berair, dan akan terasa sangat gatal pada bagian yang terkena jamur tersebut. Pada akhirnya gejala tersebut akan menimbulkan bercak keputihan pada kulit yang disebabkan adanya pertumbuhan jamur pada kulit.

Penyakit kulit kurap timbul karena kurangnya penderita penyakit kurap dalam menjaga kebersihan tubuhnya. Biasanya daerah yang banyak terserang oleh jamur yang menyebabkan kurap adalah bagian tengkuk, leher, dan kulit kepala.

Upaya pencegahan yang bisa dilakukan agar tidak terkena penyakit kurap adalah dengan selalu menjaga kebersihan badan terutama pada daerah yang paling sering diserap oleh jamur yang menyebabkan terjadinya penyakit kurap yakni pada daerah tengkuk, leher, dan kulit kepala.

Penyakit kulit kurap merupakan penyakit yang menular. Penularan yang diakibatkan oleh jamur tersebut bisa terjadi melalui kontak langsung dengan penderita atau secara tidak langsung. Kontak yang tidak langsung biasanya paling banyak ditularkan lewat pakaian dan handuk.

Handuk atau pakaian yang pernah digunakan oleh orang yang menderita kurap memiliki potensi untuk menyebarkan jamur yang mulanya ada pada badan penderita berpindah ke handuk. Oleh karena itu biasakan menggunakan barang yang bisafat pribadai secara individu serta jaga selalu kebersihan badan agar tidak terserang penyakit kurap.

Untuk pengobatan penyakit kurap yang bisa dilakukan adalah dengan mengoleskan obat pada bagian yang terserang jamur tersebut. Obat yang digunakan adalah obat anti jamur semisal obat yang mengandung mikonazol dan kloritomazol.

Penggunaan obat dengan pemakaian yang tepat akan menghilangkan penyakit kurap yang ada pada kulit.

4. Penyakit Kulit Cacar air

Penyebab dari terjadinya penyakit kulit ini adalah virus. Saat penyakit ini menyerang, tubuh akan mengalami demam diawal. Setelah itu, di permukaan tubuh akan muncul bintik-bintik merah yang akan cepat menyebar.

Bintik-bintik ini berisi cairan dan harap diperhatikan bahwa jangan pernah menggaruk bintik-bintik ini karena nantinya akan meninggalkan bekas setelah sembuh. Setelah beberapa hari, bintik-bintik yang berair ini akan mengering dan perlahan-lahan hilang satu per satu. Untuk mempercepat proses penyembuhan, banyak istirahat dan konsumsi makanan bervitamin terutama buah-buahan.

Untuk mengurangi gatal yang disebabkan oleh penyakit cacar maka bisa menggunakan bedak yang mengandung menthol. Kandungan menthol yang ada pada bedak akan memberikan rasa atau sensasi dingin pada kulit sehingga rasa gatal sedikit berkurang. Namun jika kulit penderita sangat sensitif maka dianjurkan untuk menggunakan bedak yang tidak mengandung menthol.

5. Penyakit Kulit Eksim

Ada beragam jenis-jenis penyakit kulit eksim ini, yaitu Dermatitis kontak, Dermatitis Atopik, Eksim stasis dan Eksim Numular. Penyakit ini menyerang kulit pada bagian-bagian tubuh tertentu. Saat penyakit menyerang, kulit akan menjadi merah, kering dan terkadang bersisik.

Penyakit ini bisa membuat kulit menjadi kering dan pecah-pecah. Untuk mengatasinya, kulit harus diolesi salep pelembab agar tidak terlalu kering. Penyakit ini juga sangat sensitif dengan kondisi cuaca. Makanan juga bisa menjadi penyebab terjadinya eksim.

6. Penyakit Kulit Campak

Tak berbeda jauh dengan saudaranya cacar, penyakit ini juga disebabkan oleh virus. Saat seseorang menderita campak, dia harus berhati-hati karena penyakit ini dapat menular dengan mudahnya. Gejala penyakit ini diawali dengan demam dan batuk. Setelah itu, akan muncul bercak-bercak merah di kulit. Untuk proses penyembuhannya, pasien harus beristirahat dan meningkatkan konsumsi makanan dengan gizi tinggi.

7. Penyakit Kulit Melanoma

Penyakit melanoma adalah penyakit kanker kulit yang mampu menyebabkan kematian pada penderitanya. Penyakit melanoma sangat berbaha jika hanyadibiarkan saja tanpa adanya upaya pengobatan dari penderitanya. Kemungkinan seseorang untuk membiarkan penyakit ini dikarenakan oleh dua hal.

Yang pertama adalah karena kurangnya pendanaan atau biaya yang dimiliki oleh penderita, sehingga tidak mampu mengadakan operasi untuk menghilangkan melanoma. Yang kedua adalah tidak adanya kesungguhan menghilangkannya karena hanya dianggap sebagai tahi lalat biasa saja.

Melanoma berbeda dengan tahi lalat, walaupun bentuknya hampir sama dengan tahi lalat. Melanoma akan terus berkembang dengan cepat dan membesar yang nantinya akan masuk ke dalam sistem jaringan. Jika sudah masuk ke dalam sistem jaringan maka tidak bisa dilakukan upaya operasi, melainkan dilakukan terapi terlebih dahulu.

Perbedaan yang lainnya dari melanoma dengan tahi lalat adalah adanya pigmen yang dimiliki oleh melanoma. Selain itu juga akan menimbulkan peradangan atau kemerah-merahan pada bagian sekitar kulit yang terkena melanoma. Jika anda melihat saudara atau anggota keluarga mengalami seperti ini maka hendaknya segera dilakukan pemeriksaan untuk pengobatan .

Response on "Jenis Penyakit Kulit"

Jasa Like Fanpage Facebook Murah