Friday, 19 December 2014

Penyakit Kelamin

Penyakit KelaminPenyakit kelamin adalah jenis penyakit yang disebabkan oleh kuman yang ditularkan melalui hubungan seks oral maupun melalui hubungan kelamin. Jenisnya bermacam-macam, dari gonorhea, sifilis, herpes, HIV/AIDS, dll.

Penyakit menular seksual merupakan penyakit yang ditakuti oleh setiap orang. Angka kejadian penyakit ini termasuk tinggi di Indonesia. Kelompok resiko yang rentan terinfeksi tentunya adalah seseorang yang sering “jajan” alias punya kebiasaan perilaku yang tidak sehat.

Sebagian penyakit kelamin sudah dapat disembuhkan, namun untuk penyakit-penyakit tertentu seperti HIV/AIDS sampai kini belum ditemukan obatnya.

Penularan Penyakit Kelamin

Penularan penyakit kelamin dapat dihindari dengan jalan menghindari hubungan kelamin secara sembarangan (seks bebas), dengan setia kepada satu orang pasangan saja, atau dengan menggunakan alat-alat pencegahan seperti kondom.

Penyakit kelamin tertentu dapat disembuhkan dengan pengobatan yang teratur, misalnya dengan antibiotika. Namun demikian, mutasi kuman dapat menghasilkan kuman-kuman yang kebal terhadap pengobatan yang diberikan, sehingga kemudian malah muncul varian yang lebih ganas seperti misalnya Vietnam rose yang muncul pada masa Perang Vietnam.

HIV/AIDS dapat pula ditulari melalui penggunaan jarum suntik yang telah tercemar oleh kuman HIV/AIDS, misalnya seperti yang sering dilakukan oleh para pemakai obat bius. Sampai sekarang HIV/AIDS belum dapat disembuhkan. Obat-obatan yang diberikan kepada penderita HIV sampai sekarang baru mampu memperpanjang hidup si pasien.

Penyakit Kelamin

Penyakit Kelamin

Macam-macam Penyakit Kelamin yang Menular

1. Herpes

Herpes ditularkan melalui hubungan seksual. Gejalanya terdapat luka di sekitar mulut rahim perempuan. Area luka terasa terbakar beberapa jam sebelum menjadi luka. Bentuk lukanya akan bergelembung-gelembung kemerahan yang berkumpul. Gelembung ini berisi cairan dan mudah pecah sehingga luka akan semakin melebar. Luka ini akan terasa sakit dan nyeri saat disentuh. Selain itu di gejala awal penderita juga akan merasa enggak enak badan, demam, sakit kepala, lelah dan nyeri otot.

2. Klamidia

Chlamydia dikenal sebagai “Silent Epidemi” karena pada wanita, hal itu mungkin tidak menimbulkan gejala pada 75% kasus, dan dapat tidak terdeteksi selama berbulan-bulan atau tahunan sebelum ditemukan. Gejala yang terjadi adalah perdarahan atau keluarnya cairan vagina, sakit perut, demam, lebih sering buang air kecil dan terasa nyeri saat buang air kecil, nyeri di panggul kronis, sulit untuk hamil dan mengalami komplikasi ektopik apabila hamil. Ektopik adalah kehamilan diluar kandungan yang akan membahayakan nyawa ibu dan janinnya. Perempuan yang terinfeksi klamidia akan lebih mudah terinfeksi HIV AIDS.

3. Sifilis

Sifilis terjadi karena alat kelamin, mulut dan anus terjangkit bakteri dari hubungan seksual. Apabila penyakit sifilis tidak cepat di tindak  dapat menyerang organ-organ tubuh lainnya seperti mata, jantung dan lain-lain yang bisa mengakibatkan kematian penderita. Apabila terinfeksi sifilis maka potensi tertular HIV AIDS dari hubungan seks semakin tinggi karena ada luka terbuka di kelamin. Ibu hamil yang terjangkit penyakit ini rentan keguguran, dan juga cacat pada bayi yang lahir.

4. Trichomoniasis

Trichomoniasis adalah penyakit menular melalui hubungan seks. Gejala awal penyakit ini adalah kelamin mengeluarkan buih atau busa berbau tidak sedap, kelamin juga terasa gatal dan seperti terbakar. Seperti penyakit kelamin lainnya, Trichomonas menyebabkan komplikasi kehamilan yaitu bayi lahir premature. Penderita juga mudah terinfeksi HIV AIDS dari hubungan seks karena luka di kelamin.

5. HIV/AIDS

Penyakit yang paling berbahaya dan mematikan adalah HIV AIDS. Penyebaran bisa melalui hubungan seks tanpa pengaman dan juga tertusuk jarum suntik bekas pakai penderita AIDS.Penyakit ini menyebabkan berkurangnya sistem kekebalan tubuh yang membuat penderita mudah terkena penyakit apapun. Penyakit flupun bisa membuat penderita meninggal. Tidak terlihat gejala apapun saat terjangkit HIV AIDS. Penyakit ini hanya bisa diketahui dari tes darah. Sampai saat ini HIV AIDS belum ditemukan obat penyembuhnya.

Response on "Penyakit Kelamin"

Jasa Like Fanpage Facebook Murah